Minggu, 29 April 2012

Hasil Balap motogp 2012 Seri Pertama GP Qatar

motogp musim 2012 telah begulir. Seri pertama digelar di sirkuit Losail, Qatar. Casey Stoner (Honda Repsol), pebalap yang dikenal sebagai raja sirkuit ini, harus mengakui kehebatan rivalnya Jorge Lorenzo (Yamaha Factory Racing) sebagai yang tercepat di seri pembuka motogp ini. Sementara rekan satu tim Stoner, Dani Pedrosa menempati posisi kedua di akhir balap.

Berikut hasil balap motogp 2012 seri pertama GP Qatar.

Posisi Nama Tim
01 Jorge Lorenzo Yamaha Factory Racing
02 Dani Pedrosa Repsol Honda
03 Casey Stoner Repsol Honda
04 Cal Crutchlow Monster Yamaha Tech3
05 Andrea Dovizioso Monster Yamaha Tech3
06 Nicky Hayden Ducati Team
07 Alvaro Bautista San Carlo Honda Gresini
08 Stefan Bradl LCR Honda MotoGP
09 Hector Barbera Pramac Racing
10 Valentino Rossi Ducati Team
11 Ben Spies Yamaha Factory Racing
12 Colin Edwards NGM Forward
13 Randy de Puniet Power Electronics Aspar
14 Yonny Hernandez Avintia Blusens
15 Aleix Espargaro Power Electronics Aspar
16 Ivan Silva Avintia Blusens
17 Mattia Passini Speed Master
18 James Ellison Paul Bird Motorsports
DNF* Danillo Petrucci Came IodaRacing
DNF* Karel Abraham Cardion AB Motoracing
DNF* Michele Pirro San Carlo Honda Gresini


*DNF= Did Not Finish/Tidak Finish
Read More...

Membuat Login Dengan PHP tanpa tabel MySQL

Oke, kali ini saya akan membahas bagaimana cara login dengan PHP. Tapi login di sini tidak menggunakan tabel MySQL. Maksudnya? Maksudnya, verifikasi loginnya (username & password) tidak mengecek ke tabel MySQL. Jadi nanti variabel username dan passwordnya akan saya letakkan di skrip PHP nya.

Login di PHP menggunakan teknik "session".

Tenang aja, ini cuma dasarnya aja. Nanti di artikel selanjutnya saya akan membuat yang pake tabel MySQL.

Oke, pertama kita buat dulu form loginnya.

Buat sebuah file "login.php" dengan kode sebagai berikut

------------------ mulai kode PHP ------------------

<html>
<head>
<title>
Form Login
</title>
</head>

<body>

<form method="post" action="proses_login.php">

<table border="1" width="300">

<tr>
<td>username</td>
<td><input type="text" name="user" /></td>
</tr>

<tr>
<td>password</td>
<td><input type="password" name="pass" /></td>
</tr>

<tr>
<td colspan="2" align="center"><input type="submit" value="Login" /></td>
</tr>

</table>

</form>

</body>
</html>

------------------ akhir kode PHP ------------------

keterangan:

++ menggunakan tag table hanya untuk merapihkan tampilan
++ elemen terpenting di formnya adalah: "input text dengan name user", "input password dengan name pass" dan "input submit"
++ nantinya elemen "username" dan "password" akan diproses di file "proses_login.php"
++ di file "proses_login.php" "username" dan "password" akan dicocokkan dengan "username" dan "password" yang sudah ditentukan.

selanjutnya kita akan membuat "proses_login.php"

------------------ mulai kode PHP ------------------

<?
session_start(); //memulai session
?>

<html>
<head>
<title>Proses Login</title>
</head>

<body>

<?
$user=$_POST[user]; //mengambil variabel username
$pass=$_POST[pass]; //mengambil variabel password

$user_anda="user01"; //username yang harus diinput
$pass_anda="1234"; //password yang harus diinput

if(empty($user)) //jika username belum diisi
{
echo "username belum diisi<br />";
echo "<a href=\"login.php\">kembali</a>";
}
elseif(empty($pass)) //jika password belum diisi
{
echo "password belum diisi<br />";
echo "<a href=\"login.php\">kembali</a>";
}
else //jika username dan password sudah diisi
{
if($user==$user_anda AND $pass==$pass_anda) //mengecek apakah username dan password sudah benar
{
$_SESSION[user]=$user; //memasukkan username ke session. ini yg terpenting
echo "berhasil login<br />";
echo "<a href=\"logout.php\">Logout</a>"; //link untuk logout
}
else
{
echo "username atau password salah<br />";
echo "<a href=\"login.php\">kembali</a>";
}
}
?>

</body>
</html>

------------------ akhir kode PHP ------------------

keterangan:

++ di awal sudah harus ada "session_start" untuk memulai login dengan session
++ seperti biasa kita mengambil nilai "username" dan "password" dan dimasukkan ke variabel nya.
++ ada pengecekan untuk memastikan bahwa username dan password tidak boleh kosong
++ yang terpenting adalah yang "$_SESSION[user]=$user;". ini untuk memasukkan username kita ke session
++ link logout ke file "logout.php". isinya untuk menghapus session

berikut kode untuk "logout.php"

------------------ mulai kode PHP ------------------

<?
session_start();
$destroy=session_destroy(); //ini yang penting. menghapus session
if($destroy) //jika session berhasil dihapus
{
header("Location:login.php"); //dikembalikan ke file login.php
}
else
{
echo "not destroyed";
}

?>

------------------ akhir kode PHP ------------------

oke.. selesai dulu cara Membuat Login Dengan PHP tanpa tabel MySQL. Artikel ini masih dasarnya login. Karena di sini belum dibahas cara membuat halaman web yang hanya bisa diakses jika sudah login. Misal, kaya facebook dimana halaman update status, edit profil dan sebagainya hanya bisa diakses jika kita sudah login. Kalau belum login gak bisa diakses kan?

Nah, di artikel ini belum dibahas sampai situ. Insya Allah di artikel selanjutnya akan saya bahas. Komentarnya ditunggu. Kalau bingung silakan tanya.
Read More...

Sabtu, 11 Februari 2012

Menggunakan CSS (Cascading Style Sheet) 2

Setelah saya menulis artikel "Menggunakan CSS (Cascading Style Sheet) 1", sekarang saya akan membahas bagaimana cara menulis kode CSS nya.

Kode CSS itu banyak banget, untuk banyak fungsi juga. Bisa buat mengatur font, layout, warna situs web, warna hyperlink dan banyak lagi. Di sini saya akan membahas yang dasar2nya aja.

Penulisan CSS itu diawali dengan "nama CSS", dilanjutkan "kurung buka kurawal { ", dilanjutkan "properti CSS" yang ditutup dengan "titik koma ; " di setiap akhir properti, terakhir ditutup "kurung tutup kurawal } ".

Jadi formatnya begini.

-----------------mulai kode css----------------------

"nama CSS"
"kurung buka kurawal"
"properti css""titik koma"
"properti css""titik koma"
"kurung tutup kurawal"


-----------------akhir kode css----------------------

itu formatnya, penulisan benernya seperti ini

-----------------mulai kode css----------------------

.style1
{
font-family: Arial;
font-size: 12pt;
color: #FF9900;
}

-----------------akhir kode css----------------------

Tipe CSS itu ada beberapa, seperti:

-A- CSS yang terikat dengan tag HTML.
CSS ini langsung menentukan properti sebuah tag HTML dan tidak bisa digunakan tag lain.
Jadi kode CSS ini hanya bisa dipakai satu jenis tag saja. Misal, tag <h1> saja atau tag <p> saja dsb.

contoh:

-----------------mulai kode css----------------------

h1
{
font-family: Arial;
font-size: 24pt;
color: #FF0000;
}

-----------------akhir kode css----------------------

keterangan:
++ kode css di atas hanya bisa digunakan oleh tag <h1> saja. Jadi semua tag <h1> akan memiliki properti font Arial ukuran 24pt dengan warna merah.
++ jadi css tipe ini penulisan namanya langsung menggunakan tag HTML.

contoh di bawah akan merubah tag <p> dengan properti (font: tahoma, ukuran 10, warna hitam) dan <h2> dengan properti (font: verdana, ukuran 16, warna biru).

-----------------mulai kode css----------------------

p
{
font-family: Tahoma;
font-size: 10pt;
color: #000000;
}

h2
{
font-family: Verdana;
}

-----------------akhir kode css----------------------

oke, lanjut ke tipe berikutnya.

-B- CSS yang tidak terikat tag
CSS ini bisa menentukan properti tag yang menggunakan nama "class" atau "id" CSS yang sama.

Contoh:

-----------------mulai kode css----------------------

.gaya1
{
font-family: Arial;
font-size: 24pt;
color: #FF0000;
}

#gaya2
{
font-family: Arial;
font-size: 24pt;
color: #FF0000;
}

-----------------akhir kode css----------------------

keterangan:
++ tidak terikat tag HTML tertentu. jadi tag <p> atau <h1> atau <hr> atau <a> bisa menggunakannya.
++ kode CSS yang "gaya1" menggunakan tipe "class" karena nama style nya diawali karakter "titik" [.].
++ nanti di tag HTML nya ditambah atribut "class" supaya bisa menggunakan CSS nya.
++ misal kita mau menggunakannya di <p> rubah tagnya jadi <p class="gaya1">
++ misal mau pakai di <h2> rubah tagnya jadi <h2 class="gaya1">.
++ yang "gaya2" menggunakan tipe "id" karena nama stylenya diawali karakter "pagar" [#].
++ untuk penggunaanya cukup rubah "class" jadi "id"
++ misal kita mau pake di <p> rubah jadi <p id="gaya2">
++ bedanya "class" dan "id" adalah, "class" bisa dipakai banyak tag sedangkan "id" tidak bisa.
++ jadi kalau sudah ada satu tag yang menggunakan style "gaya2", tag lain tidak bisa menggunakannya lagi.

lanjut lagi..

-C- CSS yang terikat dengan tag dan nama class/id nya

tipe ini kombinasi -A- dan -B-. Tipe ini menentukan satu jenis tag saja yang menggunakan nama class yang sama.

-----------------mulai kode css----------------------

h1.merah
{
font-family: Arial;
font-size: 24pt;
color: #FF0000;
}

h1.biru
{
font-family: Arial;
font-size: 24pt;
color: #0000FF;
}

p.kecil
{
font-family: Arial;
font-size: 8pt;
color: #000000;
}

p.besar
{
font-family: Arial;
font-size: 12pt;
color: #000000;
}

-----------------akhir kode css----------------------

keterangan:
++ css yang "h1.merah" hanya berlaku pada tag <h1 class="merah"> saja.
++ css yang "h1.biru" hanya berlaku pada tag <h1 class="biru"> saja.
++ css yang "p.kecil" hanya berlaku pada tag <p class="kecil"> saja.
++ css yang "p.besar" hanya berlaku pada tag <p class="besar"> saja.

Gimana? Bingung ya?

Nah, di bawah ini ada kode lengkapnya dengan HTML nya. Saya menggunakan cara penulisan kode CSS internal, yaitu kode CSS nya "nyatu" sama HTML nya.

-----------------mulai kode html----------------------

<html>
<head>
<title>Belajar CSS</title>

<style type="text/css">

h1
{
font-family: Arial;
font-size: 24pt;
color: #000000;
}

h1.stylemerah
{
font-family: Arial;
font-size: 24pt;
color: #FF0000;
}

.biru
{
font-family: Arial;
font-size: 24pt;
color: #0000FF;
}

.orange
{
font-family: Arial;
font-size: 12pt;
color: #FF9900;
}

a.keren
{
font-family: Arial;
font-size: 12pt;
color: #990000;
text-decoration: none;
}

a.keren:hover
{
font-family: Arial;
font-size: 12pt;
color: #CC0000;
text-decoration: underline;
}

</style>

</head>

<body>
<h1>ini adalah teks h1 yang diatur css terikat</h1>
<h1 class="stylemerah">ini adalah teks h1 yang diatur css kombinasi</h1>
<h1 class="biru">ini adalah teks h1 yang diatur css tak terikat</h1>
<p class="biru">ini adalah teks yang diatur css tak terikat</p>
<p class="orange">ini adalah teks yang diatur css tak terikat</p>
<a href="#">link ini tidak diatur style</a>
<br />
<br />
<a href="#" class="keren">link ini diatur style</a>
</body>
</html>

-----------------akhir kode html----------------------

Yak, sekian dulu artikel CSS nya. Mudah2an bisa ngerti yah...
Read More...

Sabtu, 21 Januari 2012

Membuat Warna Baris Tabel Selang-Seling dengan PHP

Pada artikel kali ini, saya akam membahas bagaimana cara membuat warna baris suatu tabel selang-seling menggunakan PHP.

Misal kita mengambil data dari database MySQL, ditampilkan dalam bentuk tabel HTML. Kita mau memberi warna berbeda pada tiap baris ganjil dan genapnya. Misal baris pertama warna putih, kedua abu-abu, ketiga putih lagi, keempat abu-abu lagi dst. Oh iya, dalam kasus ini anda sudah harus bisa mengambil data dari MySQL menggunakan PHP ya. Kalau belum bisa, silakan lihat artikel saya yang "Menampilkan data/ isi dari tabel MySQL menggunakan PHP".

Pertama kita tampilkan data dari tabel MySQL, yang disajikan dalam table HTML.

-----------------mulai kode PHP----------------------

<html>
<head>
<title>Membuat warna tabel selang-seling</title>
</head>
<body>

<h2>Membuat warna tabel selang-seling</h2>

<?
///membuat koneksi ke database
$server="localhost"; ///nama server
$username="root"; ///nama username mysql
$password="1234"; ///password, kosongkan jika tidak ada
$database="latihan_php"; ///nama database yang dipilih

mysql_connect($server, $username, $password) or die ("Koneksinya Gagal"); ///koneksi ke database
mysql_select_db($database) or die ("Databasenya Gak Ada"); ///memilih database, dan menampilkan pesan jika gagal

$pilih=mysql_query("SELECT * FROM pengunjung"); ///mengambil data dari tabel MySQL pengunjung

echo "<table border=\"1\" width=\"90%\">"; //membuat tag pembuka table
echo "<tr><td>Nama</td><td>Alamat</td><td>Telepon</td></tr>"; //membuat heading table

///tampilkan data dengan 'while'
while($pilih2=mysql_fetch_array($pilih)) ///mengambil data ke variabel $pilih2 dari $pilih
{
echo "<tr>";
echo "<td>$pilih2[nama_pengunjung]</td>";
echo "<td>$pilih2[alamat]</td>";
echo "<td>$pilih2[telepon]</td>";
echo "</tr>";
}

echo "</table>"; //membuat tag penutup table
?>

</body>
</html>

-----------------akhir kode PHP----------------------

Save kode di atas dengan nama "tabel-warna-selang-seling.php" atau nama lain terserah.

Jika kita lihat, data sudah tampil tapi belum ada warna selang-seling nya. Gimana cara buatnya? Kita edit sedikit kode di atas.

Logikanya adalah, kita akan memberi warna berbeda di tiap baris ganjil dan genap. Berarti kita harus bisa mengidentifikasi mana baris ganjil mana yang genap. Gimana caranya? Pakai modulus. Apa itu modulus? Modulus itu adalah sisa bagi.

Misal, 4 dimodulus 2 hasilnya 0 (nol). Karena 4 dibagi 2 hasilnya bilangan bulat. Jadi gak ada sisanya. Kalau 5 dimodulus 3 hasilnya 1. Karena hasil dari 5 bagi 3 bukan bilangan bulat. Nah, dikasus ini kita mau tahu mana baris ganjil, mana baris genap kan? Jadi kita pake modulus 2. Jadi tiap baris di modulus 2, hasilnya dicek. Yang hasilnya 0 (nol) berarti genap, yang hasilnya 1 (satu) berarti ganjil. Baru deh di tag <tr> nya nanti ditambahin atribut "bgcolor" yang sesuai.

Langsung aja kita edit kode di atas jadi seperti di bawah ini.

-----------------mulai kode PHP----------------------

<html>
<head>
<title>Membuat warna tabel selang-seling</title>
</head>
<body>

<h2>Membuat warna tabel selang-seling</h2>

<?
///membuat koneksi ke database
$server="localhost"; ///nama server
$username="root"; ///nama username mysql
$password="1234"; ///password, kosongkan jika tidak ada
$database="latihan_php"; ///nama database yang dipilih

mysql_connect($server, $username, $password) or die ("Koneksinya Gagal"); ///koneksi ke database
mysql_select_db($database) or die ("Databasenya Gak Ada"); ///memilih database, dan menampilkan pesan jika gagal

$pilih=mysql_query("SELECT * FROM pengunjung"); ///mengambil data dari tabel MySQL pengunjung

echo "<table border=\"1\" width=\"90%\">"; //membuat tag pembuka table
echo "<tr bgcolor=\"#ABCDEF\"><td>No</td><td>Nama</td><td>Alamat</td><td>Telepon</td></tr>"; //membuat heading table

$baris=1; //menambahkan variabel baris

///tampilkan data dengan 'while'
while($pilih2=mysql_fetch_array($pilih)) ///mengambil data ke variabel $pilih2 dari $pilih
{
//kode untuk menentukan warna
if($baris%2==0) //memodulus $baris, jika hasilnya 0 (nol), berarti genap, beri warna yang ditentukan
{
echo "<tr bgcolor=\"#CCCCCC\">"; //memberi warna abu-abu pada baris genap
}
else //kalau di atas sudah mencari yang genap, otomatis tan ini selain yang genap.
{
echo "<tr bgcolor=\"#FFFFFF\">"; //memberi warna putih pada baris ganjil
}
//akhir kode menetukan warna

echo "<td>$baris</td>";
echo "<td>$pilih2[nama_pengunjung]</td>";
echo "<td>$pilih2[alamat]</td>";
echo "<td>$pilih2[telepon]</td>";
echo "</tr>";

$baris++; //menambahkan variabel baris dengan nilai 1.
}

echo "</table>"; //membuat tag penutup table
?>

</body>
</html>

-----------------akhir kode PHP----------------------

Save kembali dan coba lihat hasilnya. Warna baris tabel sudah selang-seling kan? Kalau belum berarti ada yang salah hehehe....

Oke sekian artikel Membuat Warna Baris Tabel Selang-Seling dengan PHP ini. Mudah-mudahan berguna.
Read More...

Minggu, 08 Januari 2012

Membuat Kolom dan Baris Tabel HTML Otomatis Dengan PHP Menggunakan Sintaks FOR

Kali ini saya akan membahas pembuatan skrip tabel otomatis dengan PHP menggunakan sintaks FOR.

Apa itu tabel otomatis? Biasanya kita mau membuat tabel itu kan harus kita tentuin dulu berapa kolomnya, berapa barisnya. Kalau membuat tabel dengan jumlah baris dan kolom yang sedikit, mudahlah. Tapi kalau mau bikin 100 baris dan 100 kolom? Gempor kan? Hehe..

Kali ini kita akan membuat tabel dimana kolom dan barisnya ditentukan oleh nilai yang kita buat di sintaks FOR. Sebagai contoh aja, kita akan buat 20 baris dan 10 kolom. Langsung ke TKP gan..

------------------ mulai kode PHP ------------------

<?
echo "<h3>Kolom dan baris tabel otomatis</h3>";

echo "<table border=\"1\" width=\"100%\">"; //membuat tag pembuka table

for($i=1; $i<=20; $i++) //membuat pengulangan baris sebanyak 20
{
echo "<tr>"; //mencetak baris (tag pembuka)

//disini mulai pengulangan kolom
for($j=1; $j<=10; $j++) //membuat pengulangan kolom sebanyak 10
{
echo "<td>Baris: $i<br />Kolom: $j</td>"; //mencetak kolom tabel
} //akhir pengulangan kolom

echo "</tr>"; //mencetak baris (tag penutup)
}

echo "</table>"; //membuat tag penutup table
?>

------------------ akhir kode PHP ------------------

Keterangan:
++ Pertama kita menentukan dulu FOR untuk barisnya. Dalam contoh ini kita beri 20.
++ Lalu di antara tag <tr> dan </tr> kita sisipkan lagi FOR untuk pengulangan kolom tabelnya. Dan tentu saja tag kolom <td></td> jangan dilupain.
++ Teknik FOR yang kita gunakan adalah Nested FOR, alias FOR di dalam FOR.
++ Jadi bisa dilihat, ada FOR untuk kolom yang kita sisipkan di FOR untuk baris.

Semoga berguna artikelnya.
Read More...

Minggu, 01 Januari 2012

Membuat Deret Fibonacci Dengan PHP

Oke, kali ini saya akan membahas bagaimana membuat deret Fibonacci dengan PHP.

Sebelum mulai, saya jelaskan dulu apa itu Fibonacci. Fibonacci adalah suatu deret angka yang bilangan selanjutnya dihasilkan dari dua angka sebelumnya. Contohnya kaya ini: 0 1 1 2 3 5 8 13 21 ... n.

Sebelum buat skrip nya, kita harus tahu dulu logikanya. Fibonacci itu diawali dua angka, yaitu 0 dan 1. Lalu angka berikutnya dihasilkan dari dua angka sebelumnya. Jadi jika 0 dan 1 berturut-turut adalah bilangan pertama dan kedua, maka bilangan ketiga dihasilkan dari penjumlahan bilangan pertama dan kedua. Jadi, bilangan ketiga adalah 1 yang diapat dari penjumlahan 0 dan 1. Jadi deretnya jadi 0 1 1. Bagaimana mencari bilangan keempatnya? Tinggal jumlahkan dua angka sebelumnya, yaitu bilangan kedua dan bilangan ketiga. Didapatkan bilangan kedua dan ketiga berturut-turut 1 dan 1. Jadi bilangan keempat adalah 2, sehingga deret menjadi 0 1 1 2. Selanjutnya bilangan kelima didapat dari penjumlahan bilangan ketiga dan keempat, yaitu 1 dan 2. Sehingga didapat bilangan kelima adalah 3. Jadi deret nya sekarang 0 1 1 2 3.

Gimana? Sudah dapat gambarannya? Oke, langsung ke skrip PHP nya. Kita akan membuat deret Fibonacci sebanyak 10 digit.

------------------ mulai kode PHP ------------------

<?
echo "<h3>Fibonacci</h3>";

$a=0; //bilangan pertama kita isi 0
$b=1; //bilangan kedua kita isi 1

echo "$a $b "; //mencetak dua angka awal

for($i=1; $i<=8; $i++) //memulai pengulangan untuk mencetak 10 digit angka Fibonacci. diisi angka 8 karena ada dua bilangan awal
{
$c=$a+$b; //$c adalah bilangan yang kita cari. didapat dari penjumlahan dua bilangan sebelumnya.

$a=$b; //bilangan pertama mengambil nilai bilangan kedua
$b=$c; //bilangan kedua mengambil nilai bilangan yang dicari

echo "$c "; //mencetak bilangan ketiga, keempat dst (dalam kasus ini sampai bilangan kesepuluh).
}
?>

------------------ akhir kode PHP ------------------

Coba tes..! Woala.. bisa kan..?

Bingung? Saya coba jelaskan sedikit.

++ Pertama kita inisiasikan dulu dua bilangan awal. Pertama 0 di $a dan 1 di $b.
++ Kita cetak angan 0 dan 1 tadi dengan echo.
++ Mulai pengulangan dengan FOR. Kita isi angka 8 karena kita akan melakukan pengulangan 10 kali, di mana dua angka sudah dicetak terlebih dahulu.
++ Bilangan yang kita cari kita masukkan di $c. jadi $c didapat dari $a+$b;
++ Bilangan pertama yang di $a kita rubah nilainya dengan mengambil nilai yang ada di $b.
++ Begitu juga bilangan kedua di $b kita rubah dengan mengambil nilai $c.

Mudah-mudahan bisa dimengerti dan berguna.
Read More...

Selasa, 05 Juli 2011

Mengedit Data Dan Menghapus Data Di Tabel MySQL Menggunakan PHP (Bag. 3)

Pada artikel ini, kita akan membahas bagaimana cara menghapus data di tabel MySQL menggunakan PHP.

Buat file 'hapus.php' dan ketikkan kode berikut.

-----------------mulai kode PHP----------------------

<html><head><title>hapus data</title></head>
<body>
<?
$id=$_GET[id]; //mengambil id

///membuat koneksi ke database
$server="localhost"; ///nama server
$username="root"; ///nama username mysql
$password="1234"; ///password, kosongkan jika tidak ada
$database="latihan_php"; ///nama database yang dipilih

mysql_connect($server, $username, $password) or die ("Koneksinya Gagal"); ///koneksi ke database
mysql_select_db($database) or die ("Databasenya Gak Ada"); ///memilih database, dan menampilkan pesan jika gagal

///menghapus satu data di table pengunjung

$hapus=mysql_query("DELETE FROM pengunjung WHERE id_pengunjung='$id'");

if($hapus)
{
echo "<h2>Data Berhasil Dihapus</h2><a href=\"edit.php\">OK</a>";
}
else
{
echo "<h2>Data Gagal Dihapus</h2><a href=\"edit.php\">OK</a>";
}


?>
</body></html>

-----------------akhir kode PHP----------------------


Keterangan:

++ menghapus gunakan sintaks DELETE.
++ Format nya mysql_query("DELETE FROM nama_tabel WHERE field_penentu='$variabel_penentu'");
--++ field_penentu adalah primary key.
--++ variabel_penentu adalah data primary key mana yang mau dihapus.

Oke untuk artikel ini sangat singkat karena memang beitu adanya, hee..

Kalau ada pertanyaan, bingung atau tidak jelas, silahkan bertanya.

Sampai berjumpa di artikel selanjutnya, Insya Allah..
Read More...

Mengedit Data Dan Menghapus Data Di Tabel MySQL Menggunakan PHP (Bag. 2)

Di sini kita akan membahas bagaimana menampilkan data yang mau diedit kedalam form HTML. Dan nanti membuat prosesnya supaya bisa mengedit datanya.

Pertama, kita buat file 'edit2.php' untuk menampilkan data yang mau di edit kedalam form HTML.

-----------------mulai kode PHP----------------------

<html><head><title>edit data dari form</title></head>
<body>
<?
$id=$_GET[id]; //mengambil id dari link edit.php?id=

///membuat koneksi ke database
$server="localhost"; ///nama server
$username="root"; ///nama username mysql
$password="1234"; ///password, kosongkan jika tidak ada
$database="latihan_php"; ///nama database yang dipilih

mysql_connect($server, $username, $password) or die ("Koneksinya Gagal"); ///koneksi ke database
mysql_select_db($database) or die ("Databasenya Gak Ada"); ///memilih database, dan menampilkan pesan jika gagal

///mengambil data dari tabel pengunjung dengan id yang diambil dari link edit.php?id=

$pilih=mysql_query("SELECT * FROM pengunjung WHERE id_pengunjung='$id'");
$pilih2=mysql_fetch_array($pilih);

echo "<form method=\"post\" action=\"edit3.php\">
<h1>Edit Buku Tamu</h1>
Nama: <input type=\"text\" name=\"nama\" maxlength=\"20\" size=\"20\" value=\"$pilih2[nama_pengunjung]\"><br><br>

Alamat: <textarea name=\"alamat\" cols=\"50\" rows=\"4\">$pilih2[alamat]</textarea><br><br>

Telepon: <input type=\"text\" name=\"telepon\" maxlength=\"20\" size=\"20\" value=\"$pilih2[telepon]\"><br><br>

<input type=\"hidden\" name=\"id\" value=\"$id\">

<input type=\"submit\" value=\"Edit\">
</form>
";
?>

</body></html>

-----------------akhir kode PHP----------------------

Keterangan:
++ pertama mengambil id yang mau diedit dari link <a href> dan memasukkan ke variabel '$id'.
++ koneksi database
++ mengambil data menggunakan SELECT tapi menggunakan WHERE, karena kita akan mengedit satu data yang sudah kita pilih. Dalam hal ini berdasarkan id_pengunjung nya.
++ membuat form HTML
++ menampilkan data yang mau diedit kedalam form. Detil:
--++ untuk menampilkan data di form gunakan 'value=$data_dari_table'.
--++ kita lihat di form 'nama' kita sisipkan 'value=\"$pilih2[nama_pengunjung]\"' ke dalam tag <input>.
--++ sementara, untuk tag <textarea> disisipkan di antara <textarea> dan </textarea>.
--++ <input type=\"hidden\" name=\"id\" value=\"$id\"> untuk menampilkan id data yang mau diedit, tapi di hidden sehingga tidak terlihat di browser.

---------------------------------------------------

Selanjutnya kita akan membuat proses edit nya.

buat file dengan nama 'edit3.php'

-----------------mulai kode PHP----------------------

<html><head><title>edit data dari form</title></head>
<body>
<?
$id=$_POST[id]; //mengambil id
$nama=$_POST[nama]; //mengambil nama
$alamat=$_POST[alamat]; //mengambil alamat
$telepon=$_POST[telepon]; //mengambil telepon

///membuat koneksi ke database
$server="localhost"; ///nama server
$username="root"; ///nama username mysql
$password="1234"; ///password, kosongkan jika tidak ada
$database="latihan_php"; ///nama database yang dipilih

mysql_connect($server, $username, $password) or die ("Koneksinya Gagal"); ///koneksi ke database
mysql_select_db($database) or die ("Databasenya Gak Ada"); ///memilih database, dan menampilkan pesan jika gagal

///mengedit data table pengunjung

$edit=mysql_query("UPDATE pengunjung SET nama_pengunjung='$nama', alamat='$alamat', telepon='$telepon' WHERE id_pengunjung='$id'");

if($edit)
{
echo "<h2>Data Berhasil Diedit</h2><a href=\"edit.php\">OK</a>";
}
else
{
echo "<h2>Data Gagal Diedit</h2><a href=\"edit.php\">OK</a>";
}


?>
</body></html>

-----------------akhir kode PHP----------------------

Keterangan:
++ mengedit data di tabel menggunakan sintaks MySQL UPDATE.
++ sintaks lengkapnya >> mysql_query("UPDATE nama_tabel SET field_1='$variabel1', field_2='$variabel2' WHERE field_penentu='$variabel_penentu'");
--++ field_1, field_2 adalah nama kolom di tabel yang ingin di edit datanya.
--++ field_penentu adalah kolom untuk menentukan data mana yang mau diedit. paling sering digunakan adalah kolom id, contoh di sini adalah id_pengunjung. Untuk lebih mudah, ini adalah primary key.
--++ $variabel_1, $variabel_2 adalah data baru yang dimasukkan
--++ $variabel_penentu adalah data penentu untuk menentukan baris tabel mana yang mau di edit. Dalam kasus ini jika isinya '1' berarti data yang mau diedit yang memiliki id_pengunjung='1'. jika '34' berarti yang id_pengunjung='34'.

Oke, sesi edit data di Tabel selesai. Artikel selanjutnya membahas bagaimana cara menghapus data di tabel.
Read More...

Mengedit Data Dan Menghapus Data Di Tabel MySQL Menggunakan PHP (Bag. 1)

Di artikel sebelumnya kita telah membahas bagaimana menampilkan data dari tabel MySQL menggunakan PHP. Sekarang kita akan membahas bagaimana mengedit data yang sudah kita input ke dalam tabel MySQL dan menghapusnya, menggunakan PHP dan HTML tentunya.

Artikel ini akan dibagi menjadi tiga bagian.

Bagian pertama, menampilkan data dan membuat link untuk meghapus dan mengedit.

Bagian kedua, membuat halaman untuk form edit dan proses edit nya.

Bagian ketiga, membuat proses penghapusan data.

Artikel ini akan membahas bagaimana membuat halaman untuk menampilkan data dan link untuk edit dan hapus data.

Seperti biasa, kita masih menggunakan tabel 'pengunjung'. Ok, langsung saja.

Buat sebuah file dengan nama 'edit.php'. Tuliskan kodenya seperti di bawah ini.

-----------------mulai kode PHP----------------------

<html>
<head>
<title>edit data</title>
</head>
<body>
<?
///membuat koneksi ke database
$server="localhost"; ///nama server
$username="root"; ///nama username mysql
$password="1234"; ///password, kosongkan jika tidak ada
$database="latihan_php"; ///nama database yang dipilih

mysql_connect($server, $username, $password) or die ("Koneksinya Gagal"); ///koneksi ke database
mysql_select_db($database) or die ("Databasenya Gak Ada"); ///memilih database, dan menampilkan pesan jika gagal

///mengambil data dari tabel pengunjung

$pilih=mysql_query("SELECT * FROM pengunjung");

//kita tampilkan data dengan tabel HTML supaya rapih

echo "<table border=\"1\" width=\"80%\">"; //membuat tabel HTML dangan border 1 dan lebar 80%
echo "<tr>"; //membuat baris pertama
echo "<td align=\"center\">Nama</td>"; //membuat kolom pertama pada baris pertama
echo "<td align=\"center\">Alamat</td>"; //membuat kolom kedua pada baris pertama
echo" <td align=\"center\">Telepon</td>";//membuat kolom ketiga pada baris pertama
echo "<td align=\"center\">Aksi</td>";//membuat kolom keempat pada baris pertama
echo "</tr>"; //membuat tutup baris pertama

///tampilkan data dengan 'while'
while($pilih2=mysql_fetch_array($pilih)) ///mengambil data ke variabel $pilih2 dari $pilih
{
echo "<tr>"; //membuat baris kedua, ketiga sampai akhir data di tabel MySQL
echo "<td>$pilih2[nama_pengunjung]</td>"; //membuat kolom pertama pada baris kedua berisi data nama
echo "<td>$pilih2[alamat]</td>"; //membuat kolom kedua pada baris kedua berisi data alamat
echo "<td>$pilih2[telepon]</td>"; //membuat kolom ketiga pada baris kedua berisi data telepon
echo "<td align=\"center\"><a href=\"edit2.php?id=$pilih2[id_pengunjung]\">edit</a> |
<a href=\"hapus.php?id=$pilih2[id_pengunjung]\">hapus</a></td>"; //membuat kolom keempat pada baris kedua untuk link edit dan delete
echo "</tr>";
}
echo "</table>";
?>
</body>
</html>

-----------------akhir kode PHP----------------------


Seperti biasa, simpan di htdocs. Coba jalankan di browser.

Jika benar, akan tampil data pengunjung dan ada link untuk mengedit dan menghapus. O ya, jangan di klik dulu link edit dan hapusnya, karena memang belum berfungsi.

Berikut penjelasan kode PHP nya.

++ pertama kita koneksi ke database.
++ kedua mengambil data dari table pengunjung.
++ menampilkan data dalam bentuk tabel HTML supaya rapih. Jika bingung membuat tabel, silahkan lihat artikel saya tentang membuat tabel menggunakan HTML.
++ menampilkan data dari table MySQL.
++ membuat link untuk mengedit dan menghapus data di table MySQL. Perhatikan tag <a href> nya. Ini penjelasan detailnya:
--++ pertama kita membuat link biasa untuk edit >> <a href=\"edit.php\">Edit</a>
--++ lalu kita tambahkan "?id=$pilih2[id_pengunjung]" sesudah "edit.php", menjadi "<a href=\"edit2.php?id=$pilih2[id_pengunjung]\">edit</a>"
--++ tujuannya adalah membuat id untuk menentukan data mana yang mau diedit.
--++ hal yang sama berlaku untuk yang hapus.

Oke, bagian pertama selesai. Di artikel selanjutnya akan dibahas bagaimana mengedit datanya.

Kalau bingung silakan tanya.. OK?
Read More...

Kamis, 10 Februari 2011

Menampilkan data/ isi dari tabel MySQL menggunakan PHP

Jika pada artikel sebelumnya kita sudah mengetahui bagaimana memasukkan data ke tabel MySQL. Sekarang kita akan membahas bagaimana menampilkan data yang sudah kita masukkan ke tabel MySQL.

Sintaks MySQL yang dipakai adalah 'SELECT'. Kita masih menggunakan database dan tabel yang sama, yang kita gunakan pada artikel sebelumnya.

Langsung saja.

Buat sebuah file dengan nama 'tampil.php'

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
///membuat koneksi ke database
$server="localhost"; ///nama server
$username="root"; ///nama username mysql
$password="1234"; ///password, kosongkan jika tidak ada
$database="latihan_php"; ///nama database yang dipilih

mysql_connect($server, $username, $password) or die ("Koneksinya Gagal"); ///koneksi ke database
mysql_select_db($database) or die ("Databasenya Gak Ada"); ///memilih database, dan menampilkan pesan jika gagal

///mengambil data dari tabel pengunjung

$pilih=mysql_query("SELECT * FROM pengunjung");

///tampilkan data dengan 'while'
while($pilih2=mysql_fetch_array($pilih)) ///mengambil data ke variabel $pilih2 dari $pilih
{
echo "$pilih2[nama_pengunjung], $pilih2[alamat], $pilih2[telepon]<br>"; //menampilkan data
}
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

Keterangan:

sintaks utama memilih data dari tabel adalah:

$nama_variabel=mysql_query("SELECT * FROM nama_tabel");

begini,

+ $nama_variabel: untuk membedakan SELECT yang satu dengan SELECT yang lain, jika ada di satu file.
+ mysql_query: adalah sintaks 'mysql' untuk melakukan 'query'. Bisa INSERT, UPDATE, SELECT, DELETE dsb.
+ FROM: sintaks mysql untuk menentukan dari tabel mana kita ambil datanya
+ nama_tabel: jelas, nama tabelnya

Sebenarnya sintaks di atas dapat diubah sesuai keperluan, seperti di bawah ini.

-- Ingin membatasi jumlah data yang diambil? dapat menambahkan sintaks nya menjadi:

$nama_variabel=mysql_query("SELECT * FROM nama_tabel LIMIT angka");

+ LIMIT: menentukan jumlah data yang diambil
+ angka: isikan angka (1,2,3 dst) untuk menentukan jumlah batas data.

contoh:

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
$pilih=mysql_query("SELECT * FROM pengunjung LIMIT 10");
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

-- Ingin memberikan syarat, misal ingin mengambil data berdasar keyword tertentu:

$nama_variabel=mysql_query("SELECT * FROM nama_tabel WHERE nama_kolom KONDISI 'keyword'");

+ WHERE: klausa untuk menentukan syarat
+ nama_kolom: kolom tabel yang dipilih
+ KONDISI: bisa diisi 'LIKE' atau '='. 'LIKE' biasa digunakan untuk keyword kata. '=' bisa untuk huruf dan angka.
+ keyword: syarat yang kita tentukan.

misal kita ingin menampilkan alamat pengunjung dari jakarta:

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
$pilih=mysql_query("SELECT * FROM pengunjung WHERE alamat='jakarta'");
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

Selesai...

Bagaimana? Kalau masih bingung yang di bagian yang LIMIT dan WHERE gak apa apa. Yang dasarnya dulu.

Insya Allah di artikel selanjutnya saya akan bahas lebih mendetail. Oke?
Read More...

Senin, 31 Januari 2011

Memasukkan data dari form HTML ke Database MySQL menggunakan PHP.

Di artikel sebelumnya, saya sudah membahas bagaimana cara membuat database dan tabel MySQL menggunakan bantuan phpMyAdmin. Dan di artikel yang lalu juga sudah dibahas bagaimana cara membuat form menggunakan HTML.

Sekarang, kita akan membahas bagaimana cara memasukkan data dari form HTML ke database MySQL.

Kita akan menggunakan databse dan tabel yang kita buat di artikel sebelumnya, yaitu database 'latihan_php' dan tabel 'pengunjung'. Silahkan lihat artikel 'Membuat database MySQL dan tabel menggunakan phpMyAdmin', tepat sebelum artikel ini.

Selanjutnya kita buat dulu formnya. Buat sebuah file dengan nama 'insert-db.html'

------------------ mulai kode HTML ------------------

<html><head><title>input data dari form</title></head>
<body>
<form method="post" action="proses_form.php">
<h1>Buku Tamu</h1>
Nama: <input type="text" name="nama" maxlength="20" size="20">
<br>
Alamat: <textarea name="alamat" cols="50" rows="4"></textarea>
<br>
Telepon: <input type="text" name="telepon" maxlength="20" size="20">
<br>
<input type="reset" value="Reset"> |
<input type="submit" value="OK">
</form>

</body></html>

------------------ akhir kode HTML ------------------

Selanjutnya adalah, membuat halaman untuk memproses data nya. Buatlah file dengan nama 'proses_form.php'.

------------------ mulai kode PHP ------------------

<html><head><title>proses data dari form</title></head>
<body>
<h1>proses simpan buku tamu</h1>
<?
///membuat koneksi ke database
$server="localhost"; ///nama server
$username="root"; ///nama username mysql
$password="1234"; ///password, kosongkan jika tidak ada
$database="latihan_php"; ///nama database yang dipilih

mysql_connect($server, $username, $password) or die ("Koneksinya Gagal"); ///koneksi ke database
mysql_select_db($database) or die ("Databasenya Gak Ada"); ///memilih database, dan menampilkan pesan jika gagal
///mengambil data dari form
$nama=$_POST[nama];
$alamat=$_POST[alamat];
$telepon=$_POST[telepon];

///input ke tabel pengunjung
$input=mysql_query("INSERT INTO pengunjung (nama_pengunjung, alamat, telepon) VALUES ('$nama', '$alamat', '$telepon')");
///cek sudah terinput atau belum
if($input) ///jika sukses
{
echo "Buku tamu berhasil disimpan";
}
else ///jika gagal
{
echo "Buku tamu gagal disimpan";
}
?>
| <a href="insert-db.html">OK</a>
</body></html>

------------------ akhir kode HTML ------------------

Nah, selesai. Jangan lupa simpan semua file nya di htdocs. Kalau nggak, tidak akan jalan.

Sekarang coba buka browser dan ketikkan url nya: localhost/insert-db.html

Jika sudah, isikan datanya dengan benar di semua field. Dari nama, alamat dan telepon.

Jika sudah klik 'ok'. Jika berhasil maka akan muncul pesan 'Buku tamu berhasil disimpan'. Dan jika anda melihat ke tabel nya lewat phpMyAdmin, maka anda akan melihat datanya sudah ada dalam tabel.

Cara melihat tabelnya sebagai berikut: ketik 'localhost/phpmyadmin' di browser. Lalu di drop down pilihan database pilih database 'latihan_php'. Akan muncul daftar tabel di bawahnya. Klik nama tabel 'pengunjung'. Lalu pindah ke frame kanan, klik 'Browse'. Dan semua data di tabel 'pengunjung' akan ditampilkan.

Keterangan:

sintaks untuk insert ke tabel adalah:
$nama_variabel=mysql_query(INSERT INTO nama_tabel (kolom_tabel1, kolom_tabel2) VALUES ('$nilai_kolom1', '$nilai_kolom2'));

begini,
+ $nama_variabel: untuk membedakan INSERT yang satu dengan INSERT yang lain, jika ada di satu file.
+ mysql_query: adalah sintaks 'mysql' untuk melakukan 'query'. Bisa INSERT, UPDATE, SELECT, DELETE dsb.
+ INSERT INTO: sintaks mysql untuk menginput ke tabel
+ nama_tabel: jelas, nama tabelnya
+ kolom_tabel1: isikan nama kolom yang ada di tabel
+ VALUES: data yang akan dimasukkan
+ $nilai_kolom1: nilai yang akan diinput.

INGAT! nilai_kolom harus sama posisinya dengan kolom_tabel nya.

Contoh: (nama, alamat, telepon) maka VALUES nya harus ('$nama', '$alamat', '$telepon').
Kalau tidak sama posisinya misal, (nama, alamat, telepon) lalu VALUES nya ('$alamat', '$telepon', '$nama') maka nanti kolom 'nama' diisi nilai 'alamat', kolom 'alamat' diisi 'telepon' dan 'telepon' diisi 'nama'. Dan akhirnya data jadi tidak akurat... Ok?

Oh iya. Pada artikel ini kita belum membuat pencegahan supaya field tidak boleh kosong, telepon harus diisi angka. Jadi kalau anda tekan 'OK' dengan field kosong atau memasukkan huruf di telepon, maka data akan tetap tersimpan di tabel. Bagaimana cara mencegahnya? Sabar ya... Tunggu di artikel selanjutnya...
Read More...

Selasa, 30 November 2010

Membuat database MySQL dan tabel menggunakan phpMyAdmin

Oke, sekarang kita akan membuat sebuah database MySQL menggunakan phpMyAdmin.
Sebelumnya, pastikan anda sudah menginstal local server, seperti XAMPP atau Appserv.

Pertama, jalankan web browser anda. Ketikkan 'localhost/phpmyadmin' pada address bar web browser anda (tidak usah pakai kutipnya ya...). Jika berhasil akan muncul halaman awal phpMyAdmin seperti gambar di bawah ini.



Sekarang ketikkan nama database yang ingin anda buat, pada field di bawah teks 'create new database'. Misalkan nama databasenya adalah 'latihan_php'. Jadi ketikkan 'latihan_php' pada field tersebut. Setelah itu klik tombol 'Create'. Sebaiknya nama database tidak menggunakan spasi. Gantinya silakan gunakan underscore.

Lihat gambar dibawah.



Selanjutnya membuat tabel. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum membuat tabel.
Pertama, adalah nama tabel.
Kedua, berapa jumlah field atau kolom dalam tabel.
Ketiga, apa saja nama kolom dalam tabel tersebut.
Keempat, tipe dari tiap kolom dan jumlah panjang karakternya.

Bingung? Baiklah saya jelaskan.

Pertama. Anda ingin membuat tabel 'pengunjung'. Berarti nama tabelnya adalah 'pengunjung'. Gampang kan?

Kedua. Anda harus merancang ada berapa kolom dalam tabel 'pengunjung' tersebut. Misal anda ingin ada kolom 'nama', 'alamat', 'telepon'. Berarti ada empat kolom. Kok, empat kolom? Bukannya cuma tiga? Dalam merancang tabel anda tidak boleh melupakan primary key. Apa itu primary key? Supaya tabel tidak ada redundant alias pengulangan data dan supaya nanti anda dan program anda tidak bingung ketika mencari data.
Oleh sebab itu primary key harus ada dan isinya nanti sebaiknya angka. Primary key akan dijadikan 'id' dari suatu tabel dan bersifat unik alias tidak sama suatu id dengan id yang lain dalam satu tabel.

Ketiga. Anda sudah menentukan ada empat kolom. Berarti nama kolomnya adalah sebagai berikut.
Kolom pertama diberi nama 'id_pengunjung'.
Kolom kedua diberi nama 'nama_pengunjung'.
Kolom ketiga diberi nama 'alamat'.
Kolom keempat diberi nama 'telepon'.
Oya, untuk penulisan nama tabel sebaiknya jangan menggunakan spasi. Gantinya silakan gunakan underscore.

Keempat. Tipe dari tiap kolom tersebut harus anda tentukan. Apakah 'VARCHAR', 'INT', 'DATE' atau yang lainnya. Biasanya untuk kolom yang nanti diisi oleh berbagai karakter, entah angka huruf dsb gunakanlah 'VARCHAR'. Untuk kolom yang diisi angka saja, gunakan 'INT'.
Nah untuk kolom-kolom pada tabel 'pengunjung' kita ini, mari kita tentukan tipenya dan panjang karakternya.
Kolom 'id_pengunjung' kita gunakan tipe 'INT' dengan panjang '5'.
Kolom 'nama_pengunjung' kita gunakan tipe 'VARCHAR' dengan panjang '50'.
Kolom 'alamat' kita gunakan tipe 'VARCHAR' dengan panjang '100'.
Kolom 'telepon' kita gunakan tipe 'INT' dengan panjang '15'.

Yuukkk, mari kita isi. Lihat gambar di bawah.



Selanjutnya isikan nama kolom, tipenya dan panjang karakternya.



Jangan klik save dulu. Kita harus membuat kolom 'id_pengunjung' menjadi primary key. Dan tambahkan 'auto_increment' supaya 'id_pengunjung' nya otomatis bertambah dari 1 ke 2 dan seterusnya.



Baru setelah semua selesai, klik 'Save'.



Jika sukses akan seperti ini.



OK, sekian dulu untuk artikel Membuat database MySQL dan tabel menggunakan phpMyAdmin. Kalau bingung, jangan ragu-ragu. Silakan tanya lewat komentar di bawah dan saya akan coba menjawabnya.

Pada artikel selanjutnya saya akan membuat artikel bagaimana membuat skrip PHP, supaya bisa input data lewat form HTML dan masukin ke databasenya. OK OK?

Sampai ketemu lagi
Read More...

Senin, 22 November 2010

Klasemen Akhir MotoGP 2010

Kejuaraan balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP 2010 telah berakhir. Dari 18 seri yang sudah dilalui, keluarlah seorang pebalap asal Spanyol Jorge Lorenzo sebagai juara dunia MotoGP 2010. Lorenzo yang mengendarai motor Yamaha M1 berhasil mengalahkan 22 pebalap yang mengikuti kelas ini, dengan mengumpulkan poin terbanyak yaitu 383 poin. Tidak hanya itu, tim Fiat Yamaha -tim Lorenzo- juga berhasil menjadi juara konstruktor MotoGP 2010 dengan mengumpulkan 617 poin. Tim Fiat Yamaha berhasil menjadi juara konstruktor berkat kombinasi poin yang diperoleh Lorenzo dengan juara dunia MotoGP 7 kali asal Italia, Valentino Rossi dan pebalap asal Jepang Wataru Yoshikawa yang menggantikan Rossi saat cedera.

Di posisi kedua klasemen akhir MotoGP 2010 dihuni oleh Dani Pedrosa yang juga berasal dari Spanyol. pebalap tim Honda Repsol ini mengumpulkan 245 poin. Sedangkan posisi ketiga klasemen akhir MotoGP 2010 diisi oleh Valentino Rossi dari Tim Fiat Yamaha dengan 233 poin. Juara dunia tahun 2007 Casey Stoner hanya mampu menempati posisi keempat klasemen akhir MotoGP 2010 dengan 225 poin.

Di akhir musim ada beberapa hal penting yang terjadi menjelang musim MotoGP berikutnya. Juara dunia MotoGP 7 kali, 250cc dan 125cc masing-masing 1 kali, Valentino Rossi memutuskan untuk pindah dari Tim Fiat Yamaha ke Tim Ducati musim depan. Untuk menggantikannya, Tim Yamaha sudah mengontrak Ben Spies untuk musim 2011. Di sisi lain Casey Stoner memutuskan untuk hijrah ke Tim Honda Repsol. Sehingga tim Honda Repsol akan memiliki tiga pebalap di musim 2011.

Berikut adalah daftar lengkap Klasemen Akhir MotoGP 2010.

Posisi Nama Negara Motor Poin
01Jorge LorenzoSpanyolYamaha383
02Dani PedrosaSpanyolHonda245
03Valentino RossiItaliaYamaha233
04Casey StonerAustraliaDucati225
05Andrea DoviziosoItaliaHonda206
06Ben SpiesAmerika SerikatYamaha176
07Nicky HaydenAmerika SerikatDucati163
08Marco SimoncelliItaliaHonda125
09Randy de PunietPerancisHonda116
10Marco MelandriItaliaHonda103
11Colin EdwardsAmerika SerikatYamaha103
12Hector BarberaSpanyolDucati90
13Alvaro BautistaSpanyolSuzuki85
14Aleix EspargaroSpanyolDucati65
15Hiroshi AoyamaJepangHonda53
16Loris CapirossiItaliaSuzuki44
17Mika KallioFinlandiaDucati43
18Alex de AngelisSan MarinoHonda11
19Roger Lee HaydenAmerika SerikatHonda5
20Kousuke AkiyoshiJepangHonda4
21Carlos ChecaSpanyolDucati1
22Wataru YoshikawaJepangYamaha1


Nah, di posisi berapa pebalap jagoan anda?

sumber: MotoGP.com
Read More...

Klasemen Akhir moto2 2010

Kejuaraan balap motor kelas 2 dari ajang balap motor MotoGP, moto2 musim 2010 telah berakhir. Kelas moto2 yang baru tahun ini digelar, adalah kelas pengganti dari kelas 250 cc. Jika kelas 250 cc menggunakan mesin berkapasitas 250 cc 2-tak (2 stroke), moto2 menggunakan mesin 4-tak (4 stroke) berkapasitas 600 cc. Dan tidak seperti dulu kelas 250 cc atau MotoGP yang menggunakan mesin berbeda untuk tiap tim, semua tim moto2 menggunakan basis mesin yang sama yaitu Honda CBR 600.

Di musim pertamanya, moto2 telah memberikan kesempatan kompetisi yang besar. Ini terbukti dari total 40 pebalap yang mengikuti kelas ini. Dari 40 pebalap tersebut muncullah nama yang saya rasa sudah tidak asing lagi Toni Elias, sebagai juara dunia kelas moto2 2010. Elias pebalap asal Spanyol yang pernah membalap di kelas MotoGP ini mengumpulkan 271 poin dalam naungan tim Moriwaki. Di posisi kedua klasemen akhir moto2 2010 dihuni oleh Julian Simon dari tim Suter. Pebalap asal Spanyol ini mengoleksi 201 poin. Dan posisi ketiga klasemen akhir moto2 2010 ditempati oleh Andrea Iannone. Pebalap Italia yang bergabung di tim Speed Up ini mencatatkan 199 poin.

Dari ajang moto2 musim 2010 ini banyak kejadian yang menarik, menggembirakan dan ada satu kabar menyedihkan yang muncul dari ajang kelas kedua di ajang balap motor dunia MotoGP. Pebalap asal Jepang berumur 19 tahun (10 Desember 1990), Shoya Tomizawa meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan hebat di sirkuit Misano tanggal 5 September 2010. Saat itu Tomizawa terjatuh saat berada di tikungan cepat. Pada saat yang bersamaan, Alex de Angelis dan Scott Redding tepat berada di belakangnya. Dan tanpa sengaja kedua pebalap tersebut melindas Tomizawa yang terseret di lintasan sirkuit. Tomizawa meninggal saat di rumah sakit Riccione pada hari yang sama.

Semua pihak dari kelas MotoGP, moto2 dan 125 cc berduka. Saat kelas MotoGP di Misano selesai, bendera setengah tiang dikibarkan saat tiga pebalap MotoGP berada di podium dan tidak ada selebrasi sampanye. Dan saat seri moto2 digelar di sirkuit Motegi Jepang, diadakan kegiatan beberapa menit, hening, untuk mengenang Shoya Tomizawa.

Berikut adalah daftar lengkap Klasemen Akhir moto2 2010.

Posisi Nama Negara Motor Poin
01Toni EliasSpanyolMoriwaki271
02Julian SimonSpanyolSuter201
03Andrea IannoneItaliaSpeed Up199
04Thomas LuthiSwissMoriwaki156
05Simone CorsiItaliaMotobi138
06Gabor TalmacsiHongariaSpeed Up109
07Jules CluzelPerancisSuter106
08Scott ReddingInggrisSuter102
09Stefan BradlJermanSuter97
10Karel AbrahamCekoFTR96
11Alex de AngelisSan MarinoMotobi95
12Yuki TakahashiJepangTech 386
13Shoya TomizawaJepangSuter82
14Roberto RolfoItaliaSuter75
15Dominique AegerterSwissSuter74
16Alex DebonSpanyolFTR73
17Sergio GadeaSpanyolPons Kalex67
18Fonsi NietoSpanyolMoriwaki45
19Alex BaldoliniItaliaI.C.P38
20Mike di MeglioPerancisSuter34
21Yonny HernandezKolumbiaBQR-Moto232
22Ratthapark WilairotThailandBimota30
23Anthony WestAustraliaMZ-RE Honda26
24Kenny NoyesAmerika SerikatPromoharris22
25Claudio CortiItaliaSuter20
26Hector FaubelSpanyolSuter18
27Raffaele de RosaItaliaTech 315
28Mattia PasiniItaliaMotobi12
29Kenan SofuogluTurkiSuter11
30Xavier SimeonBelgiaMoriwaki10
31Damian CudlinAustraliaPons Kalex9
32Jason di SalvoAmerika SerikatFTR7
33Axel PonsSpanyolPons Kalex7
34Lukas PesekCekoMoriwaki5
35Michael RansederAustriaSuter4
36Michele PirroItaliaMoriwaki2
37Vladimir IvanovUkrainaMoriwaki2
38Arne TodeJermanSuter2
39Robertino PietriVenezuelaSuter1
40Yusuke TeshimaJepangMotobi1


sumber: MotoGP.com
Read More...

Klasemen Akhir 125 CC 2010

Kelas 125 CC adalah kelas ketiga yang diperlombakan pada ajang balap motor dunia MotoGP. Pada kelas terkecil ini diikuti oleh 28 pebalap pada musim 2010 ini.

Pebalap Marc Marquez asal Spanyol yang menggunakan motor Derbi, keluar sebagai juara dunia dengan 310 poin. Di posisi kedua dihuni Nicolas Terol asal Spanyol dengan 296 poin. Dan di posisi ketiga ditempati pebalap Spanyol lainnya yaitu Pol Espargaro dengan 281 poin.

Berikut adalah daftar lengkap klasemen akhir pebalap dari kejuaraan balap motor dunia kelas 125 CC musim 2010.

Posisi Nama Negara Motor Poin
01Marc MarquezSpanyolDerbi310
02Nicolas TerolSpanyolAprilia296
03Pol EspargaroSpanyolDerbi281
04Bradley SmithInggrisAprilia223
05Efren VazquezSpanyolDerbi152
06Esteve RabatSpanyolAprilia147
07Sandor CorteseJermanDerbi143
08Tomoyoshi KoyamaJepangAprilia127
09Randy KrummenacherSwissAprilia113
10Danny WebbInggrisAprilia93
11Johan ZarcoPerancisAprilia77
12Luis SalomSpanyolAprilia72
13Alberto MoncayaSpanyolAprilia70
14Jonas FolgerJermanAprilia69
15Adrian MartinSpanyolAprilia35
16Jasper IwemaBelandaAprilia34
17Jakub KornfeilCekoAprilia28
18Marcel SchrotterJermanHonda27
19Simone GrotzkyjItaliaAprilia26
20Alexis MasbouPerancisAprilia20
21Sturla FagerhaugNorwegiaAprilia12
22Daniel KartheiningerJermanKTM6
23Lorenzo SavadoriItaliaAprilia5
24Zulfahmi KhairuddinMalaysiaAprilia4
25Isaac VinalesSpanyolAprilia3
26Alessandro TonucciItaliaAprilia3
27Luigi MorcianoItaliaAprilia2
28Louis RossiPerancisAprilia2


sumber: MotoGP.com
Read More...

Sabtu, 25 September 2010

Mengolah data dari FORM menggunakan PHP

Sekarang kita akan membahas bagaimana data yang kita tulis di form HTML, kita olah menggunakan PHP. Untuk saat ini kita hanya akan membahas sampai mengambil datanya saja, tidak sampai menyimpan ke dalam database.

Untuk memahami artikel ini anda sudah harus bisa membuat FORM menggunakan HTML. Jika anda belum bisa, silakan lihat artikel saya yaitu Membuat form dengan HTML 1, Membuat form dengan HTML 2 dan Membuat form dengan HTML 3.

Oya, memproses form ada dua cara. Dengan GET atau POST.

GET: jika dengan GET, data akan dapat terlihat di address bar web browser. Mengambil data menggunakan $_GET[nama_data]. POST: dengan POST, data tidak terlihat di address bar web browser. Mengambil data menggunakan $_POST[nama_data].

Pertama kita akan menggunakan GET terlebih dahulu. Langsung saja, ini contoh form nya:

buatlah file dengan nama 'proses_form.php'

-----------------mulai kode html----------------------

<html>

<head>
<title>
memproses form</title>
</head>
<body>


<form method="get" action="proses_get.php">


Username: <input type="text" name="username" maxlength="20" size="20">
<br>
<br>
<input type="reset" value="Reset">
|
<input type="submit" value="OK">
</form>


</body>
</html>


-----------------akhir kode html----------------------



berikutnya buat file dengan nama 'proses_get.php'

-----------------mulai kode php----------------------

<html>
<head>
<title>
hasil memproses form</title>
</head>
<body>
<h2>
hasil proses data menggunakan GET</h2>


<? $namauser=$_GET[username]; //mengambil data dari field username, menjadi variabel bernama $namauser

echo "USERNAME nya adalah: $namauser<br>
"; //menampilkan variabel $namauser
echo "USERNAME nya adalah: $_GET[username]"; //menampilkan data dari field username tanpa variabel $namauser
?>
<br>
<a href="proses_form.php">
KEMBALI</a>
</body>
</html>


-----------------akhir kode php----------------------

keterangan:

++ jika anda lihat, mengambil data dari form tidak perlu dimasukkan ke dalam variabel untuk menampilkannya. Terbukti dari hasilnya. Data dari field username akan tetap ditampilkan meskipun tidak dimasukkan ke dalam variabel. Jadi semua terserah anda, mana yang lebih enak. ///////////////////////////////////////////////////////////

berikut contoh dengan lebih dari satu field di form:

buatlah file dengan nama 'proses_form2.php' -----------------mulai kode html----------------------

<html>
<head>
<title>
memproses form 2</title>
</head>
<body>


<form method="get" action="proses_get2.php">


Nama: <input type="text" name="nama" maxlength="20" size="20">
<br>
Tempat tinggal: <input type="text" name="alamat" maxlength="50" size="20">
<br>
Jenis Kelamin: <input type="radio" name="gender" value="Laki-Laki">
Laki-Laki | <input type="radio" name="gender" value="Perempuan">
Perempuan <br>
Musik Favorit: <select name="musik">
<option value="POP">
POP</option>
<option value="ROCK">
ROCK</option>
<option value="JAZZ">
JAZZ</option>
<option value="DANGDUT">
DANGDUT</option>
</select>
<br>
Keterangan: <textarea name="ket" cols="50" rows="3">
</textarea>
<br>


<br>
<input type="submit" value="OK">
</form>


</body>
</html>


-----------------akhir kode html----------------------



berikutnya buat file dengan nama 'proses_get2.php' -----------------mulai kode php----------------------

<html>
<head>
<title>
hasil memproses form 2</title>
</head>
<body>
<h2>
hasil proses data menggunakan GET 2</h2>


<? $nama=$_GET[nama]; //mengambil data dari field nama, menjadi variabel $nama $alamat=$_GET[alamat]; //mengambil data dari field alamat, menjadi variabel $alamat $gender=$_GET[gender]; //mengambil data dari field gender, menjadi variabel $gender $musik=$_GET[musik]; //mengambil data dari field musik, menjadi variabel $musik $ket=$_GET[ket]; //mengambil data dari field ket, menjadi variabel $ket

echo "Nama: $nama<br>
"; //menampilkan variabel $nama echo "Tempat Tinggal: $alamat<br>
"; //menampilkan variabel $alamat echo "Jenis Kelamin: $gender<br>
"; //menampilkan variabel $gender echo "Musik Favorit: $musik<br>
"; //menampilkan variabel $musik echo "Keterangan: $ket<br>
"; //menampilkan variabel $ket

?>
<br>
<a href="proses_form2.php">
KEMBALI</a>
</body>
</html>


-----------------akhir kode php----------------------

Nah, yang pake metode GET udah, yang POST bagaimana? Gampang, tinggal ganti semua kalimat $_GET menjadi $_POST di bagian file proses. Sedangkan di file form nya rubah method="GET" menjadi method="POST".

Bingung??? berikut contohnya.

buatlah file dengan nama 'proses_form3.php' -----------------mulai kode html----------------------

<html>
<head>
<title>
memproses form 3</title>
</head>
<body>


<form method="post" action="proses_post.php">


Nama: <input type="text" name="nama" maxlength="20" size="20">
<br>
Tempat tinggal: <input type="text" name="alamat" maxlength="50" size="20">
<br>
Jenis Kelamin: <input type="radio" name="gender" value="Laki-Laki">
Laki-Laki | <input type="radio" name="gender" value="Perempuan">
Perempuan <br>
Musik Favorit: <select name="musik">
<option value="POP">
POP</option>
<option value="ROCK">
ROCK</option>
<option value="JAZZ">
JAZZ</option>
<option value="DANGDUT">
DANGDUT</option>
</select>
<br>
Keterangan: <textarea name="ket" cols="50" rows="3">
</textarea>
<br>


<br>
<input type="submit" value="OK">
</form>


</body>
</html>


-----------------akhir kode html----------------------

berikutnya buat file dengan nama 'proses_post.php' -----------------mulai kode php----------------------

<html>
<head>
<title>
hasil memproses form dengan post</title>
</head>
<body>
<h2>
hasil proses data menggunakan POST</h2>


<? $nama=$_POST[nama]; //mengambil data dari field nama, menjadi variabel $nama $alamat=$_POST[alamat]; //mengambil data dari field alamat, menjadi variabel $alamat $gender=$_POST[gender]; //mengambil data dari field gender, menjadi variabel $gender $musik=$_POST[musik]; //mengambil data dari field musik, menjadi variabel $musik $ket=$_POST[ket]; //mengambil data dari field ket, menjadi variabel $ket

echo "Nama: $nama<br>
"; //menampilkan variabel $nama echo "Tempat Tinggal: $alamat<br>
"; //menampilkan variabel $alamat echo "Jenis Kelamin: $gender<br>
"; //menampilkan variabel $gender echo "Musik Favorit: $musik<br>
"; //menampilkan variabel $musik echo "Keterangan: $ket<br>
"; //menampilkan variabel $ket

?>
<br>
<a href="proses_form3.php">
KEMBALI</a>
</body>
</html>


-----------------akhir kode php----------------------

Nah, sudah lihat kan bedanya GET dan POST. Saran aja nih, dari yang saya tau sih metode POST lebih aman daripada GET. Jika anda bingung mengenai form nya, sekali lagi saya ingatkan silakan lihat artikel saya berjudul Membuat form dengan HTML 1, Membuat form dengan HTML 2 dan Membuat form dengan HTML 3. Mudah-mudahan bisa membantu.

Insya Allah di artikel selanjutnya saya akan membuat artikel bagaimana cara menyimpan data yang kita ambil dari form ke dalam database MySQL.

Jangan lupa komennya ya!!!
Read More...

Menggunakan WHILE dan DO...WHILE dalam PHP

++WHILE Mirip seperti FOR. WHILE digunakan untuk pengulangan dengan memakai parameter sebuah ekspresi untuk batasannya. Perintah yang terdapat dalam blok WHILE akan dikerjakan jika kondisi WHILE nya benar.

Sebaiknya anda hati-hati dalam menggunakan WHILE, karena jika ada kesalahan di kondisi WHILE nya (misal kondisi tidak berubah), bisa jadi akan terjadi pengulangan tak terbatas.

Berikut bentuk dasar WHILE:

-----------------mulai kode PHP---------------------- <? while (kondisi)
{
perintah_1;
perintah_2;
...
perintah_n;
}

?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

contoh menampilkan angka 0 sampai 10 dengan WHILE:

-----------------mulai kode PHP----------------------
<?
$angka=0; //inisiasi variabel angka dengan nilai 0
while ($angka<=10) //kondisi while diletakkan di awal
{
echo "$angka "; //menampilkan angka
$angka=$angka+1; // menambahkan variabel angka dengan nilai 1 tiap pengulangan
}
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

++ DO...WHILE

Mirip dengan WHILE, bedanya hanya di lokasi pengecekan kondisi. Jika WHILE di awal, DO...WHILE dilakukan di akhir.

Berikut bentuk dasar DO...WHILE:

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
do
{
perintah_1;
perintah_2;
...
perintah_n;
}
while (kondisi)
?>
-----------------akhir kode PHP----------------------

contoh menampilkan angka kelipatan 2 yang lebih kecil sama dengan 20 menggunakan DO...WHILE:

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
$angka=0; //inisiasi variabel angka dengan nilai 0
do
{
echo "$angka "; //menampilkan angka
$angka=$angka+2; // menambahkan variabel angka dengan nilai 2 tiap pengulangan
}
while ($angka<=20) //while diletakkan di akhir
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

Read More...

Menggunakan SWITCH dan BREAK di PHP

SWITCH merupakan struktur kontrol seperti IF..ELSE tapi lebih sederhana. Sedangkan BREAK digunakan untuk keluar dari suatu blok switch, supaya tidak semua perintah dilaksanakan.

bentuk dasar SWITCH dan BREAK :

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
switch($var)
{
case nilai1:
perintah_nilai1;
break;

case nilai2:
perintah_nilai2;
break;

case nilai3:
perintah_nilai3;
break;

}

?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

berikut contoh BREAK dan SWITCH:

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
$hari=rand(1,7); //menginisiasi $hari dengan nilai random 1 sampai 7
echo "Nama hari ke $hari adalah hari "; //menampilkan nomor hari dan nama hari

switch($hari)
{
case 1:
echo "Senin";
break;

case 2:
echo "Selasa";
break;

case 3:
echo "Rabu";
break;

case 4:
echo "Kamis";
break;

case 5:
echo "Jumat";
break;

case 6:
echo "Sabtu";
break;

case 7:
echo "Minggu";
break;

}

?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

berikut contoh BREAK tanpa SWITCH:

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
$hari=rand(1,7); //menginisiasi $hari dengan nilai random 1 sampai 7
echo "Nama hari ke $hari adalah hari "; //menampilkan nomor hari dan nama hari

switch($hari)
{
case 1:
echo "Senin";

case 2:
echo "Selasa";

case 3:
echo "Rabu";

case 4:
echo "Kamis";

case 5:
echo "Jumat";

case 6:
echo "Sabtu";

case 7:
echo "Minggu";

}

?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

Hasilnya adalah:
++ yang menggunakan break nama harinya akan sesuai dengan nomor hari yang keluar.
++ sedangkan yang tidak menggunakan break, hasilnya tidak sesuai karena dia akan menjalankan perintah yang dibawahnya.
Bagaimana, untuk yang ini gampang kan? Kalau begitu sampai disini dulu. Sampai jumpa di artikel lain.
Read More...

Sintaks IF, ELSE dan ELSEIF dalam PHP

Sekarang saya akan membahas bagaimana menulis sintaks IF, ELSE dan ELSEIF dalam PHP.

A. IF digunakan untuk melakukan pengecekan dalam PHP. Sintaks IF juga ada di -setahu saya- semua bahasa pemograman.

Misal anda ingin menngecek apakah angka 2 lebih besar dari angka 1, maka anda dapat menggunakan IF.

Berikut adalah bentuk dasar IF.

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
if(ekspresi)
{
perintah1;
perintah2;
}
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

++keterangan:
-- ekspresi adalah tempat dimana anda menentukan kondisi. misal $a<$b

contoh:

1. membandingkan dua angka

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
$a=10; //mengisi variabel a dengan nilai 10
$b=1; //mengisi variabel b dengan nilai 1

if($a>$b)
{
echo "nilai \$a: $a, nilai \$b: $b<br> maka \$a lebih besar dari \$b";
}
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

2. membandingkan dua angka dengan bantuan rand()

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
$a=rand(1,10); //mengisi variabel a dengan nilai random dari 1 sampai 10
$b=rand(1,10); //mengisi variabel b dengan nilai random dari 1 sampai 10

if($a>$b)
{
echo "nilai \$a: $a, nilai \$b: $b<br> maka \$a lebih besar dari \$b";
}
if($a<$b)
{
echo "nilai \$a: $a, nilai \$b: $b<br> maka \$b lebih besar dari \$a";
}
if($a==$b) //untuk membandingkan apakah angka nya sama atau tidak gunakan dua tanda sama dengan (==)
{
echo "nilai \$a: $a, nilai \$b: $b<br> maka \$a sama dengan \$b";
}

?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

B. ELSE digunakan untuk melengkapi IF, berguna untuk melakukan kondisi yang berlawanan dari IF.

contoh:

1. menentukan apakah angka tertentu genap atau ganjil

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
$a=rand(1,10); //mengisi variabel a dengan nilai random dari 1 sampai 10

if($a%2==0) //menghitung dengan modulus, jika sisa 0 maka genap.
{
echo "nilai \$a: $a, angka genap";
}
else //jika hasil modulus nya tidak sama dengan 0, tindakan dibawah yang dilakukan
{
echo "nilai \$a: $a, angka ganjil";
}
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

C. ELSEIF sama dengan ELSE hanya harus ada kondisi lagi yang ditulis seperti di IF.

contoh:

1. menentukan apakah pengurangan ini menghasilkan angka minus, positif atau sama dengan 0

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
$a=rand(1,10); //mengisi variabel a dengan nilai random dari 1 sampai 10
$b=rand(1,10); //mengisi variabel b dengan nilai random dari 1 sampai 10
$c=$a-$b; //mengurangi nilai $a dengan $b menjadi hasilnya yaitu $c

if($c==0) //jika hasil sama dengan 0
{
echo "hasil $a - $b = $c, hasilnya sama dengan 0";
}
elseif($c>0) //jika hasil lebih besar dari 0
{
echo "hasil $a - $b = $c, hasilnya positif";
}
elseif($c<0) //jika hasil lebih kecil dari 0
{
echo "hasil $a - $b = $c, hasilnya negatif";
}
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

Jadi dari ketiga sintaks diatas yang utama tentu saja adalah IF. Jadi jika anda tidak menulis sintaks IF tapi menulis langsung sintaks ELSE atau ELSEIF maka akan error. Jika IF sudah ditulis maka bisa digabung dengan ELSE dan atau ELSEIF.

Oke, sekian dulu. Jangan lupa komen ya.
Read More...

Sintaks FOR dalam PHP

Setelah kita membahas dasar dari PHP, sekarang saya akan membahas bagaimana menulis sintaks FOR dalam PHP.

FOR digunakan untuk melakukan pengulangan dalam PHP. Sintaks FOR juga ada di -setahu saya- semua bahasa pemograman. Misal anda ingin menuliskan angka dari 1 sampai 100 secara otomatis, anda bisa menggunakan FOR.

Berikut adalah bentuk dasar FOR.

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
for($variabel_awal=nilai_awal; $variabel_akhir=nilai_akhir; $operator)
{
perintah1;
perintah2;
}
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

++keterangan:
--didalam kurung sintaks for terdapat 3 hal yang harus ada, yaitu
1. $variabel_awal: adalah nilai awal untuk FOR. Nama variabel bisa apa saja asalkan ditulis sesuai dengan aturan menulis nama variabel.
2. $variable_akhir: adalah nilai akhir untuk FOR. Nama variabel bisa apa saja asalkan ditulis sesuai dengan aturan menulis nama variabel.
3. $operator: ini adalah operator untuk menjalankan nilai awal dan nilai akhir. Variabel yang bisa digunakan adalah $variabel++, $variabel--, ++$variabel, --$variabel.
4. Diantara tanda kurung kurawal {} diisi oleh perintah, misal echo atau yang lainnya.

Contoh:
1. Membuat angka dari 1 sampai 20

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
for($a=1; $a<=20; $a++)
{
echo "$a | ";
}
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

2. Membuat angka dari 20 mundur sampai 1

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
for($b=20; $b>=1; $b--)
{
echo "$b | ";
}
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

3. Membuat angka kelipatan 2 lebih kecil dari 20

-----------------mulai kode PHP----------------------

<?
for($c=2; $c<=20; $c+=2)
{
echo "$c | ";
}
?>

-----------------akhir kode PHP----------------------

Saya rasa cukup untuk sintaks FOR dalam PHP. Bagaimana cukup mudah kan?

Seperti biasa saran, kritik dan komen silakan ditulis ya...
Read More...